SEKILAS INFO
: - Sabtu, 19-06-2021
  • 1 tahun yang lalu / Selamat datang di website SMK Informatika Komputer Ampana Kota informasi sekolah dapat anda dapatkan pada sebsite ini semoga bermanfaat.
Alasan Mengapa Lebih Baik Menggunakan Layanan Data Center dalam Negeri

Indonesia tengah berproses menghadapi orientasi digital di berbagai lini. Pertumbuhan jumlah pengguna internet terus bertambah. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut, pengguna internet di Indonesia sekarang mencapai 171,17 juta jiwa.

Pertumbuhan pengguna internet itu sejalan dengan kebutuhan data yang makin tinggi pula, utamanya bagi pelaku bisnis digital. Mereka memerlukan banyak perangkat penyimpanan data untuk meningkatkan performa bisnisnya. Ini menjadi salah satu alasan pelaku bisnis menempatkan data center mereka pada layanan colocation data center pihak ketiga.

Data center merupakan pusat fasilitas sistem komputasi, jaringan, serta database. Perannya mengumpulkan, menyimpan, memproses, dan mendistribusikan data dalam jumlah besar.  Sementara colocation data center mengacu pada jasa penempatan perangkat server, telekomunikasi, penyimpanan, dan lainnya pada lokasi data center pihak ketiga.

Ada empat alasan utama mengapa data center menjadi alternatif banyak perusahaan:

1. Efisiensi waktu dan biaya

Untuk merawat dan melakukan maintenance pusat data secara berkala, perusahaan memerlukan karyawan IT yang harus siaga. Ini tentu berdampak pada jumlah karyawan dan waktu yang terbuang. Dengan menggunakan layanan colocation data center, perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya maintenance.

2. Keamanan yang terjamin  

Laporan Business Time menyebut jumlah uang yang dihabiskan setiap tahun oleh rata-rata konsumen digital Asia akan naik tiga kali lipat pada tahun 2025. Total konsumen online pun diperkirakan naik dari 250 juta menjadi 310 juta pada periode yang sama. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki andil besar dalam perkembangan ini.

Karena itu, keamanan data harus menjadi prioritas utama para pemilik bisnis. Perusahaan perlu menempatkan sistem yang bisa dipantau secara teratur dan konstan. Menggunakan layanan colocation data center dari pihak ketiga, memungkinkan perusahaan menjaga keamanannya, karena potensi risiko dan serangan bisa terdeteksi paling awal.

3. Skalabilitas 

Ketika jumlah data berubah, perusahaan perlu menyesuaikan kapasitas data center yang digunakannya. Layanan colocation memungkinkan pelanggan untuk menambah kapasitas data center mereka tanpa perlu khawatir, karena kapasitas space dari pihak ketiga akan selalu tersedia dan dapat ditingkatkan.

Dengan demikian, perusahaan bisa lebih fokus melakukan scaling bisnis dan prosesnya pun lebih leluasa.

4. Mengurangi risiko downtime  

Downtime, atau sistem yang tidak berfungsi pada waktu tertentu merupakan hal yang lumrah dialami perusahaan. Ketika downtime terjadi, kerugian tak bisa dihindari. Pada perusahaan e-commerce, misalnya, downtime mengakibatkan berkurangnya pendapatan yang tidak sedikit.

Untuk meminimalisasi downtime, Anda perlu memilih infrastruktur pengelolaan data yang mumpuni. Menggunakan layanan data center tersertifikasi tier 3 harus jadi satu pertimbangan bagi perusahaan. Ada banyak pilihan data center di Indonesia baik yang beroperasi dalam negeri maupun dari luar.

Mengapa harus memilih data center lokal?

Salah satu faktor penting yang perusahaan perlu pertimbangkan dalam memilih layanan data center adalah lokasi. Penggunaan layanan data center yang berlokasi di dalam negeri, akan menguntungkan perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Pusat data lokal bisa mengurangi latensi secara signifikan. Sehingga, meski ada jutaan transaksi yang terjadi, mereka akan membantu mengurangi kemacetan informasi.

Hal ini juga telah didukung oleh pemerintah Indonesia. Presiden Joko Widodo, dalam rapat terbatas mengenai pengembangan pusat data nasional 28 Februari 2020 lalu, menuturkan kalau data center di Indonesia akan lebih banyak manfaatnya, baik dari segi kecepatan maupun keamanan.

“Kita harus menyiapkan perlindungan terhadap data-data pribadi dan juga keamanan data. Ini berkaitan dengan kedaulatan data kita,” kata Presiden Jokowi.

Pemerintah juga telah mengusulkan RUU Perlindungan Data Pribadi, sebagai salah satu komitmen mereka dalam melindungi dan mengembangkan pusat data di Indonesia.

Setidaknya, ada tiga risiko yang patut dipikirkan jika menggunakan data center di luar negeri:

Sulit mengakses data center untuk masalah mendesak  

Dalam regulasi pemerintah, disebutkan bahwa penegak hukum berhak mengakses data center kapan pun saat terjadi masalah. Jika pusat datanya terletak di luar negeri, tentu aparat hukum akan mengalami kesulitan. Urusan perizinan negara ini misalnya, menjadi salah satu hambatan jika akses diperlukan sewaktu-waktu.

Di sisi lain, jarak data center yang berada di luar negeri juga memengaruhi kecepatan jaringan, yang artinya bisa menjadi hambatan bagi pemilik bisnis.

Risiko keamanan data pribadi pengguna  

Memanfaatkan layanan data center, berarti mempercayakan data perusahaan kepada pihak pemegang layanan tersebut. Dengan data center yang berada di luar negeri, risiko keamanan data pribadi akan lebih tinggi.

Direktur Communication and Information Security Research Center, Pratama Persadha, menjelaskan bahwa risiko seperti pencurian data, monitoring lalu lintas data, pengopian data server, hingga kerusakan sistem jaringan merupakan beberapa risiko yang mengancam di balik penggunaan data center luar negeri.

Biaya lebih mahal  

Mengingat lokasi data center yang jauh, biaya yang dikeluarkan pun akan relatif lebih besar. Biaya ini meliputi kebutuhan maintenance, pajak, dan keperluan lainnya.

Memilih data center yang dapat diandalkan perusahaan

Setelah tahu pentingnya data center bagi keberlangsungan bisnis, kini saatnya Anda memilih data center terbaik yang dapat diandalkan. Selain lokasi yang aman dan berada di dalam negeri, fitur-fitur tambahan yang mendukung keamanan data juga perlu diperhatikan. Fitur ini mencakup:

  • Power supply yang stabil dan reliable,
  • Perlindungan terhadap kebakaran, environment controlsecurity emergency exit, serta
  • Pendingin ruangan (AC Presisi) untuk mempertahankan suhu tetap stabil.
  • Neutral carrier (support koneksi dengan berbagai provider internet)

Saat ini, ada banyak pilihan penyedia layanan data center di Indonesia. Salah satunya adalah Lintasarta. Ada berbagai paket layanan yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan, seperti colocationworking area, dan layanan tambahan pendukung colocation (MMR, Smarthand, dan lain-lain)

Lintasarta telah berpengalaman menyediakan layanan komunikasi data dan IT selama lebih dari 32 tahun. Mereka menawarkan beragam keunggulan dalam layanan data center. Ada tiga lokasi data center dengan kualitas layanan Tier 3 yang mereka kelola. Masing-masing data center juga didukung oleh fitur yang menjamin keamanan data perusahaan.

Sebagai ICT Total Solution Company, Lintasarta memberikan solusi end to end untuk layanan data center mulai dari colocationdesign & build data center, hingga managed DC operation. Mereka ditunjang layanan connectivity yang dapat diandalkan serta tenaga ahli yang tersertifikasi.

Lintasarta juga memiliki solusi High Density Colocation, yang memberikan layanan colocation untuk perangkat-perangkat high density dengan konsumsi listrik lebih dari 6 KVA per rak. Layanan ini dibutuhkan apabila memiliki perangkat server yang berkomputasi tinggi dan menghasilkan suhu yang cukup besar.

Apakah Anda sedang mencari langkah yang tepat untuk memfasilitasi perkembangan bisnis? Pelajari bagaimana Lintasarta dapat membantu mewujudkannya.


Lintasarta adalah perusahaan penyedia layanan cloud computing dan data center di Indonesia.

Pada November 2019, Lintasarta meraih penghargaan Frost & Sullivan: Asia Pacific Best Practices Award 2019 untuk kategori “Indonesia Cloud Infrastructure Services Provider of the Year.”

(Diedit oleh Ancha Hardiansya)

Sumber : id.techinasia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Lokasi Sekolah